Penyakit Asma Pada Bayi

Ingin berbagi lagi dengan tema-teman, beberapa waktu yang lalu, anak kami Izzis terjangkit batuk dan pilek. Kami pikir itu hanya batuk dan pilek biasa yang menyerang balita. Ternyata setelah beberapa hari, timbul gejala lainnya yaitu nafas Izzis berbunyi dan terasa berat dalam menarik nafas, karena terlihat dari perutnya yang mengembang dan mengempis secara berlebihan.

 

Langsung kami bawa ke dokter spesialis anak. Dugaan kami, Izzis terserang asma yang kemungkinan bawaan dari Ummi nya. Setelah didiagnosa ternyata benar bahwa Izzis terserang penyakit asma. Namun menurut dokter, kalau terserang asma justru pemicunya yang harus disembuhkan. Walhasil Izzis diberikan obat batuk serta obat untuk mual muntah.

 

Saya sempat bertanya ke dokter, apakah diperbolehkan untuk memberi Izzis nebulizer sebagai pertolongan pertamanya. Karena saya teringat dulu Ummi nya jika terkena Asma langsung menggunakan nebulizer itu. Ternyata diperbolehkan oleh dokter spesialis anak terserbut. Tentunya dengan dosis yang sesuai dengan anak seumuran Izzis.

 

Jadi kesimpulannya jika anak kita terserang asma, maka yang harus diobati pertama kali adalah pemicunya. Dan untuk pencegahannya bisa dengan menjemur anak anda di bawah mentari pagi khusus dibagian punggungnya.

 

Alhamdulillah saat ini Izzis tidak pernah kambuh kembali Asmanya. Semoga dapat membantu teman-teman yang mempunyai masalah yang sama.

5 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *